Susunan, Fungsi, dan Kelainan pada Darah

228


Darah yang mengalir dalam tubuh kita terdiri dari beberapa unsur, yaitu: sel darah putih, sel-sel darah merah, keping darah, dan plasma darah. Apabila bagian tubuh kita terluka akibat tergores atau tertusuk duri maka akan mengeluarkan darah berwarna merah. Jika pada bagian tubuh yang terluka itu dibiarkan beberapa saat akan membeku dan menutup bagian luka kita. Warna darah yang menutup luka selain berwarna merah, tampak ada geah berwarna bening. Getah berwarna bening itulah yang dinamakan sel darah putih. Tugas dari sel darah putih adalah untuk membunuh kuman-kuman yang masuk ke dalam tubuh.

Peredaran darah ke seluruh tubuh dipompa oleh jantung. Darah mengalir melalui pembuluh-pembuluh darah yang terbesar, kemudian mengalir ke seluruh tubuh.

A. Susunan Darah

Darah berbentuk cairan berwrna merah, agak kental dan lengket. Darah mengalir ke selurh tubuh dan berhubungan langsung dengan sel-sel di dalam tubuh kita.

Adapun susunan darah adalah sebagai berikut:

1. Plasma Darah
Plasma darah merupakan komponen terbesar dalam darah, karena lebih dari separuh darah kita mengandung plasma darah. Hampir 90% dari plasma darah itu adalah air.

Fungsi Plasma Darah adalah mengangkut sari makanan ke sel-sel tubuh, membawa sisa pembakaran di dalam tubuh dari sel-sel tubuh ke tempat pembuangan, dan menghasilkan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit atau sebagai zat antibodi.

2. Sel Darah Merah (Eritrosit)
Sel darah merah banyak mengandung hemoglobin. Darah berwarna merah disebabkan hemoglobin yang berwarna merah tua. Sel darah merah dihasilkan di limpa, hati, dan sum-sum merah pada tulang pipih. Sel darah merah yang sudah mati dihancurkan di dalam hati.

3. Sel Darah Putih (Leukosit)
Sel darah putih berbentuk tidak tetap (berubah-ubah). Sel darah putih terbentuk di sum-sum merah, limpa, dan di kelenjar limpa. Fungsi sel darah putih adalah untuk memberantas kuman-kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.



4. Keping Darah (Trombosit)
Keping Darah berbentuk tidak teratur dan tidak mempunyai inti. Keping darah diproduksi pada sum-sum merah dan berfungsi pada proses pembekuan darah.

B. Fungsi Darah

Fungsi darah dalam metabolisme tubuh kita antara lain sebagai alat pengengkut, pengatur suhu, dan pertahanan kondisi tubuh.

Seluruh tubuh memerlukan darah yang cukup. Tekanan darah dalam tubuh pada sikap rebahan adalah merata. Namun dalam sikap duduk atau berdiri, darah ke otak harus dipompa ke atas. Otak selalu membutuhkan persediaan darah yang cukup dan teratur. Sebab jika otak tidak menerima darah selama lebih dari tiga atau empat menit, maka dalam otak akan terjadi perubahan-perubahan yang tidak dapat dipulihkan kembali.

Adapun Fungsi darah yang lain adalah sebagai berikut:

  1. Darah mengedarkan Sari Makanan ke Seluruh Tubuh
  2. Darah Mengedarkan Oksigen ke Seluruh Tubuh
  3. Transfusi Darah (Memindahkan/mendonorkan) darah ke tubuh seseorang. Orang yang menerima donor darah dinamakan resipien.

 

Golongan Darah
Golongan Darah ada 4 (empat), yaitu:

1. Golongan Darah A
Golongan Darah A dapat didonorkan kepada seseorang yang golongan darahnya A dan B, dan dapat menerima donor darah dari seseorang yang golongan darahnya A dan O.

2. Golongan Darah B
Golongan Darah B dapat didonorkan kepada seseorang yang golongan darahnya B dan O, dan dapat menerima donor darah dari seseorang yang golongan darahnya B dan O.

3. Golongan Darah AB
Golongan Darah AB dapat didonorkan kepada seseorang yang golongan darahnya AB, dan dapat menerima darah dari semua golongan darah.

4. Golongan Darah O
Golongan Darah O dapat didonorkan kepada semua golongan darah seseorang, dan hanya dapat menerima donor darah dari golongan O saja.

C. Kelainan Darah

Beberapa penyakit akibat kelainan darah adalah sebagai berikut:

  • Anemia, adalah penyakit kekurangan darah (sel darah merah)
  • Leukemia, adalah penyakit yang disebabkan oleh kelebihan produksi sel darah putih. Penyakit ini biasanya disebut kanker darah.
  • Hemofilia, adalah penyakit yang mengakibatkan darah sukar membeku. Jika si penderita mengalami luka dapat mengakibatkan pendarahan terus menerus.

Demikian ulasan materi tentang Darah, semoga bermanfaat…!

Komentar Pengunjung